Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Pascasarjana UIN Palopo Tahun 2025 Bersama IPARI Kota Palopo
PALOPO, Pascasarjana UIN Palopo menggelar kegiatan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025 bersama pengurus dan anggota Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Palopo. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 24 Juli 2025 di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Palopo, dan dibuka secara resmi oleh Kasubag TU Kemenag Kota Palopo, H. Mikail, S.Pd., M.H.
Dalam sambutannya, H. Mikail menekankan pentingnya pendidikan dalam ruang lingkup Kementerian Agama.
“Menuntut ilmu adalah kewajiban kita semua. Dalam lingkungan Kemenag, peningkatan kapasitas melalui pendidikan sangat penting untuk menunjang kinerja dan pelayanan kita kepada masyarakat,” ujarnya.
Direktur Pascasarjana, Prof. Muhaemin, M.A., menyampaikan gambaran umum sistem pembelajaran yang diterapkan di Pascasarjana UIN Palopo.
“Kami merancang program pembelajaran yang fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan profesional seperti ASN, guru, penyuluh agama, dan praktisi. Ini memungkinkan mereka tetap aktif bekerja sambil menempuh studi lanjutan,” jelasnya.

Dr. Baso Hasyim, S.Sos.I., Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), menegaskan bahwa KPI sangat relevan dengan kebutuhan zaman.
“Ilmu komunikasi keislaman sangat dibutuhkan di era digital ini untuk menyampaikan pesan dakwah dan pelayanan umat secara efektif. KPI hadir menjawab tantangan itu,” ungkapnya.
Direktur pascasarjana menyampaikan kesiapan institusi dalam mendukung mahasiswa dengan layanan perpustakaan digital dan sumber referensi yang memadai.

Ketua IPARI Kota Palopo, Fitri, S.Ag., turut memberi motivasi kepada peserta agar tetap semangat menuntut ilmu meskipun usia tidak lagi muda.
“Meski usia kita telah memasuki 50 tahun ke atas, semangat untuk belajar tidak boleh padam. Pendidikan adalah investasi sepanjang hayat,” ujarnya dengan penuh semangat.
Sementara itu, H. Muhammad Aslam, S.Sos., Plh. Kasi Bimas Kemenag Kota Palopo, membagikan pengalamannya sebagai mahasiswa Pascasarjana UIN Palopo.

“Saya sudah memiliki gelar magister, tapi saya memilih kembali melanjutkan S2 di KPI karena menyadari pentingnya penguasaan ilmu komunikasi di era sekarang ini, terutama dalam konteks pelayanan keagamaan,” ujarnya.
Kegiatan ini mencerminkan kolaborasi strategis antara Pascasarjana UIN Palopo dan Kementerian Agama Kota Palopo dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman dan keilmuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Tinggalkan Balasan