Program Doktor Studi Islam UIN Palopo Mulai Perkuliahan Angkatan Kedua
Palopo — Program Doktor (S3) Studi Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo resmi memulai perkuliahan bagi mahasiswa angkatan kedua. Sebanyak 22 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti perkuliahan perdana sebagai langkah awal menempuh pendidikan doktoral di UIN Palopo.
Memasuki angkatan kedua, Program Doktor Studi Islam terus menunjukkan perkembangan, baik dari sisi jumlah mahasiswa maupun jangkauan asal daerah peserta didik. Kehadiran mahasiswa dari berbagai daerah menjadi bagian dari upaya Pascasarjana UIN Palopo dalam memperluas akses pendidikan tinggi pada jenjang doktoral.
Ketua Program Studi Doktor Studi Islam UIN Palopo, Prof. Dr. Hj. Andi Sukmawati Assaad, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan Program Doktor Studi Islam.
“Alhamdulillah, Program Doktor Studi Islam UIN Palopo terus berkembang. Pada angkatan kedua ini, jumlah mahasiswa semakin bertambah dan jangkauan asal daerah mahasiswa juga semakin luas. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik, riset, dan proses pembelajaran,” tuturnya.
Perkuat Mutu Akademik dan Budaya Riset
Pascasarjana UIN Palopo terus melakukan penguatan penyelenggaraan pendidikan doktoral melalui pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta penguatan budaya riset.
Proses akademik pada Program Doktor Studi Islam diarahkan untuk mendorong mahasiswa mengembangkan kapasitas keilmuan sekaligus menghasilkan karya ilmiah yang memiliki kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Perkuliahan perdana menjadi momentum penting bagi 22 mahasiswa angkatan kedua untuk memulai proses akademik yang mencakup pembelajaran, penelitian, pengembangan gagasan, serta penyusunan karya ilmiah pada jenjang doktoral.

Dengan dimulainya perkuliahan angkatan kedua, Program Doktor Studi Islam Pascasarjana UIN Palopo terus diarahkan untuk berkembang dan memperkuat perannya dalam pengembangan kajian Studi Islam serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat nasional.

Leave a Reply